“So Many Snacks, So Little Time”. Pernah mendengar kalimat ini sebelumnya ? Yup, betul ini dari film Venom. Di film tersebut Venom suka banget makan manusia. Jadi, apa hubungan antara venom yang suka makan manusia dengan dunia programming ? Aneh banget.
The Problem
Di scene ini Venom pengen banget makan orang, tapi dia ngga ada banyak waktu, lagi dikejar polisi ceritanya. Ini sama halnya dengan masalah yang dulu pernah saya hadapi, pengen banget belajar banyak hal, tapi waktu yang saya miliki sangat terbatas. Selain waktu yang terbatas saya juga banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif.
Tanpa sadar saya membentuk suatu kebiasaan/habits buruk. Kebiasaan/habits tidak mudah dihapus, bahkan sering kali kita masuk ke dalam kebiasaan tanpa kita sadari. Sering tanpa sadar saya menghabiskan waktu berjam-jam untuk nonton film yang seharusnya saya gunakan untuk belajar dan ngoding. Pada awalnya saya mengira hanya merasa jenuh dan perlu istirahat sesaat, tapi alih-alih kembali belajar ngoding malah saya menghabiskan seluruh waktu saya untuk nonton film. Semakin hari semakin malas saja buka text editor.
Padahal sebagai seorang programmer, wajib untuk selalu belajar dan berlatih. Bayangkan saja seorang programmer malas belajar,malas berlatih, malas upgrade ilmu, rasanya hanya masalah waktu sampai ditendang dari industri ini. Ini benar-benar sebuah mimpi buruk, saya yakin ngga ada programmer yang mau jatuh dalam kondisi ini, kabar baiknya saya sadar berada di kondisi yang tidak baik dan segera membuat rencana agar bisa keluar dari mimpi buruk ini.
Solutions
Ini adalah solusi yang saya gunakan untuk mengatasi masalah di atas. Untuk menghancurkan kebiasaan/habits saya membuang-buang waktu. Dan yah terbukti memang bekerja, saya kembali produktif.
1. Lacak Penggunaan Waktu
Hal pertama yang perlu dilakukan ada melacak penggunaan waktu. Kapan menghabiskan waktu untuk hal yang tidak produktif, berapa lama dan untuk apa. Ini penting untuk diketahui, tidak mungkin menyelesaikan masalah tanpa mengetahui sumber masalahnya.
Saya menggunakan RescueTime untuk memonitor penggunaan waktu. Btw, My Thin Books tidak berafiliasi dengan RescueTime. Saya hanya pengguna RescueTime dan merasakan manfaat dari app tersebut. Screenshot dari dashboard RescueTime, lebih dari 50% waktu di depan laptop saya gunakan untuk hal yang tidak produktif.
2. Pomodoro
Kita sudah mengetahui waktu yang kita gunakan untuk hal yang tidak produktif, lalu sekarang apa ?
Sebenarnya cukup jelas tapi sulit untuk dilakukan, kita hanya perlu mengganti kegiatan yang tidak produktif menjadi produktif, right ? hahaha ini terlalu jelas. Tapi, bagaimana caranya ? Bagaimana caranya fokus belajar dan bukan bermain-main ? Bagaimana caranya tidak terdisktraksi oleh hal yang lain ?
Pernah mendengar Pomodoro ? Pomodoro adalah bahasa italia dari Tomat. Saya menggunakan teknik Pomodoro untuk menghancurkan kemalasan dan kebiasaan membuang-buang waktu. Cara ini benar-benar berhasil untuk membuat saya kembali produktif. Screenshot dari RescueTime setelah saya menggunakan “Pomodoro”.
Sekarang bagaimana cara menggunakan teknik Pomodoro ini ? Cukup simple sebenarnya hanya ada 4 step untuk melakukan Pomodoro
Hilangkan semua distraksi. Blokir semua sosmed, lock semua game, lock semua film,manga,anime dll. Buat semua hal-hal yang bisa menggangu menjadi sulit untuk diakses.
Fokus. Kalau lagi ngoding pusatkan seluruh perhatian pada baris kode, kalau lagi belajar pusatkan segalanya pada materi yang sendang pelajari.
Lakukan selama 25 menit, boleh pakai timer atau jam atau alarm atau apapun. Yang penting fokus & buang semua distraksi selama 25 menit. Curahkan segalanya di 25 menit ini :)
Setelah selesai 25 menit, sekarang waktunya istirahat selama 10 menit. Sekarang waktunya untuk buka sosmed atau nonton film atau apapun yang menyenangkan, berikan diri sendiri penghargaan/reward. Ini merupakan bagian terbaik dan penting dari Pomodoro.
Untuk waktu fokus dan istirahat bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak harus kombinasi 25-10, bisa 25-5, 30-5 dst. Banyak aplikasi Pomodoro di luar sana. Lebih mudah menggunakan bantuan aplikasi daripada harus menggunkan timer secara manual.
Conclusion
Pada dasarnya masalah saya bersumber dari pembentukan kebiasaan buruk, kebiasan seperti 2 bilah mata pisau. Kalau kita punya kebiasaan rajin ngoding,rajin belajar,rajin upgrade ilmu kita akan mendapatkan benefit yang luar biasa.
Pada perjalanan mencari solusi, saya membaca banyak buku,banyak artikel. Buku tentang habits favorit saya adalah Atomic Habits dari James Clear. Silahkan buka blognya James Clear untuk membaca tulisan tentang habits. MyThinBooks tidak berafiliasi dengan James Clear, artikelnya memang bagus untuk dibaca menurut saya.
Jika Anda mempunyai masalah yang sama dengan saya, ngga ada salahnya mencoba solusi yang saya tulis. Ada banyak cara menghapus habits buruk dan membentuk habits baik. Kalau solusi yang saya tulis tidak bekerja, di luar sana masih banyak solusi alternatif.
Comments